2 minggu sudah aku tak mendengar kabar darinya. Bukannya aku tak
mau mencari kabar darinya, tapi susah untuk mendapat kabar darinya. Perasaan
khawatir itu selalu menyelimuti hatiku. Aku tak tahu apa yang terjadi disana.
Apa dia baik-baik saja, atau malah sebaliknya? Btapa bodohnya diriku saat
membayangkan dia sedang dalam bahaya, betapa bodohnya diriku. Aku tak
seharusnya membayangkan itu. Bukannya aku menginginkan dia dalam bahaya, tapi
tiba-tiba bayangan itu singgah difikiranku. Seketika juga aku menghilangkan
bayangan itu.
1 menit seperti 1 jam, 1 jam seperti 1 hari dan 1 hari seperti 1
minggu. Cinta, semua hal yang kecil dibuat besar. Semua hal yang simple dibuat
ribet. Semua hal yang mudah dibuat sulit. Tanpa sadar seseorang yang sedang
jatuh cinta pasti ngelakuin salah satu diatara itu. Tak terkecuali aku. Baru
saja awal liburan, dan rasanya tuh pengen cepet-cepet masuk dengan alasan
kangen. 1 hari aja baru liburan, rasanya tuh kayak udah seminggu gak ketemu.
Emang ya orang jatuh cinta, ngapain aja dilakuin. Whatever orang lain mau
bilang apa. Inilah suka dukanya orang jatuh cinta. Ada yang setuju, ada juga
yang berharap kita cepet-cepet putus.
Dalam hal jatuh cinta gak semuanya bisa berjalan mulus seperti
jalan tol. Ada masalah sana sini, ada perbedaan ini itu, ada yang gak setuju,
ada yang setuju setuju aja. gak semua orang juga setuju sama hubungan kita. Anehnya
yang ngejalanin kita, tapi kenapa yang ribet orang lain. Mereka gak berhak
nentuin kemana kita akan melangkah. Mereka yang menuntun kita, mendampingi kita
agar berjalan tepat pada arahnya. Bukannya egois, tapi setiap orang punya
keinginan masing-masing. Dan keinginanku sekarang, jangan ngusik hubunganku! Jangan
bikin dia pergi dariku!
Hari pertama masuk sekolah setelah liburan yang biasanya aku
bahagia gak jelas, kali ini enggak. Gak ada satupun kejadian yang bikin aku
tertawa lepas. Persaan yang canpur aduk gak jelas. Gak ada yang nyemangatin
kayak dulu lagi. Seseorang yang aku harap akan membuatku tertawa hari ini
ternyata malah bikin aku bersedih hari ini. Tanpa alasan yang jelas dia
berubah. Biasanya setelah gak ketemu sekian lama itu saat ketemu lagi ada
sesuatu yang jika dirasain bener-bener pakek hati itu, ahh gak bisa diomongin
pakek kata-kata deh. Tapi kali ini gak ada rasa itu. Bener-bener awal yang
buruk!
Kejadian lalu sudah terlupakan dari ingatanku. Aku harus move to
the on, move on! Bukan berarti juga aku sudah bisa melupakan dia. Disaat yang seperti
ini, saat aku semangat”nya nyerah, dengan gampangnya dia malah datang lagi. Dia
gak mkir, gimana perasaan cewek disakitin itu. dia gak pernah mikirin perasaan
orang lain. Aku seneng, seneng banget dia datang lagi. Tapi bukan seperti ini
juga yang aku inginkan. Aku gak mau sakit lagi, aku ingin kebahagiaan. Aku sama
seperti orang lain, yang menginginkan kasih sayag dari orang yang dia sayang. Apa
memang ini caramu buat nunjukin kamu sayang aku? Kalo amu gak sayang, lalu apa
arti perhatianmu? Kenapa kamu selalu curi-curi padang ke aku? Kenapa kamu
pasang wajah jealouse ketika aku sama cowok lain? Apa arti semua itu? masih mau
ngingkari dari perasaanmu? Setega itukah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar